Posts tagged ‘mozaik’

Baitul Amin Medical Center

Sebagai salah satu usahanya dalam meningkatkan pelayanan sosial kepada masyarakat sekitar, Baitul Amin Medical Center, sebuah klinik kesehatan diresmikan oleh H. Ahmad Khalik Fadjuani SH., ketua Yayasan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya pada tanggal 21 Juni 2008.

Baitul Amin Medical Center (”BAMC”), mulai beroperasi untuk masyarakat tepat satu hari setelah diresmikan. Ide awal untuk membuka klinik kesehatan sebenarnya sudah tercetus sejak lama oleh penggagas Yayasan, Prof. Dr. H. Kadirun Yahya. Namun karena satu dan lain hal, ide ini belum dapat direalisasikan.

Pada pertengahan tahun lalu dengan seizin ketua Yayasan H. Ahmad Khalik Fadjuani dan pengurus Surau Baitul Amin, H. Akhmad Syukran Bestari, SE., MMSi., BAMC pun resmi dibuka. BAMC tidak seperti klinik kesehatan lainnya, bukan bertujuan untuk mencari keuntungan semata, namun lebih kepada memberikan layanan kesehatan yang maksimal dengan harga yang terjangkau. Target pasien BAMC adalah sesama ikhwan Yayasan pada khususnya dan masyarakat sekitar Surau Baitul Amin Sawangan pada umumnya.

Klinik BAMC terdapat di bagian depan Surau Baitul Amin Sawangan. Saat ini BAMC didukung oleh tiga tenaga dokter dan dua tenaga perawat yang bergantian bertugas dari hari Senin sampai Sabtu, pukul 7 pagi dan tutup pukul 8 malam. Pelayanan kesehatan yang diberikan adalah pelayanan pemeriksaan kesehatan umum untuk anak kecil dan orang dewasa, pelayanan KB, bedah kecil, khitanan baik dengan laser atau dengan teknologi khitanan yang terkini, Smartklamp.

Harga yang dikenakan kepada para pasien tergolong lebih murah dibandingkan dengan klinik kesehatan sejenis yang terdapat di sekitar Sawangan maupun Jakarta. dr. Yusuf Wibisono, seorang dokter lulusan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, dan ikhwan Yayasan yang bertugas di BAMC menerangkan, ”tarif untuk dokter termasuk obat hanya sekitar Rp. 25.000 sampai dengan Rp. 35.000 tergantung jenis obat yang diberikan. Umumnya pasien hanya cukup membayar Rp. 30.000 saja. Dengan harga segitu, pasien biasanya mendapatkan tiga sampai empat jenis obat.” dr. Yusuf melanjutkan, saat ini BAMC telah memiliki teknologi Smartklamp untuk pasien yang ingin dikhitan. Teknologi ini membuat hasil khitan tanpa jahitan, tanpa pendarahan, lebih praktis, dan pasien bisa langsung beraktivitas setelah dikhitan. Smartklamp  cocok untuk dewasa maupun anak-anak. Tarif untuk khitan dengan Smartklamp pun amat terjangkau, hanya Rp. 400.000 saja. Sedangkan di rumah khitan umumnya tarif Smartklamp adalah sekitar Rp. 750.000, tambah dr. Yusuf.

Saat ini klinik BAMC menempati bagian depan Surau Baitul Amin Sawangan, dengan dua bilik. Satu bilik untuk praktek dokter dan satu bilik untuk pendaftaran yang di  gabung dengan tempat pengambilan obat. Kedepannya, BAMC berencana menambahkan peralatan kesehatan seperti alat untuk USG, fasilitas rawat inap, fasilitas melahirkan sampai dengan mempunyai apotek sendiri. Semoga seiring berjalannya waktu, BAMC berharap dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dengan peralatan yang lebih lengkap dan modern, namun tetap dengan harga yang terjangkau.

January 7, 2010 at 1:35 am 1 comment


Recent Posts


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.